Etika Pengemudi Untuk Pimpinan
Pengemudi pimpinan mempunyai tugas dan tanggungjawab yang besar terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas seorang pimpinan atau pejabat negara, karena mobilitas pimpinan yang demikian tinggi dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Oleh karena itu kemampuan dan kompetensi seorang pengemudi juga harus selalu ditingkatkan, baik melalui training ataupun pelatihan yang lain. Selain daripada itu seorang pengemudi dituntut juga mempunyai etika dan sopan santun yang baik, karena yang dilayani adalah pimpinan atau pejabat negara.
Etika yang harus diperhatikan oleh seorang pengemudi diantaranya :
- Cara berpakaian : 1) Gunakan pakaian yang sederhana dalam arti tidak melebihi pakaian yang sedang digunakan pimpinan dan dalam keadaan bersih; 2) Gunakan pakaian dengan warna yang tidak mencolok, sesuaikan dengan kondisi saat itu, apabila saat itu sedang dinas gunakan pakaian sesuai ketentuan yang ada; 3) Kenakan pakaian tersebut dengan rapai sesuai peruntukannya.
- Cara masuk kendaraan : 1) Janganlah masuk kendaraan lebih dahulu sebelum pimpinan duduk di dalam kendaraan; 2) Apabila pimpinan seorang wanita lebih sopan/elegant apabila membukakan dan menutup pintu sebelum masuk kendaraan; 3) Apabila pimpinan mempunyai posisi sebagai pejabat tinggi, akan lebih sopan apabila pengemudi memberikan hormat dengan membungkukkan badan sebelum memasuki kendaraan.
- Sikap dalam kendaraan : 1) Bersikaplah sopan dalam kendaraan dengan tidak melakukan aktivitas yang kurang simpatik, misalnya mengemudi sambil merokok, mengemudi sambil bercakap-cakap melalui telepon seluler, menghidupkan radio/tape tanpa seijin pimpinan dan tidak mengemudi sambil bersin-bersin; 2) Jangan memulai pembicaraan dengan pimpinan kecuali menanyakan tujuan; 3) Jawablah seperlunya apabila pimpinan memulai dengan suatu pembicaraan.
- Cara mengemudi : 1) Ikuti rambu-rambu lalu lintas yang ada kecuali apabila diperintah pimpinan untuk melanggar; 2) Kemudiakan kendaraan dengan langsam, kurangi permainan rem dan klakson; 3) Matikan handphone atau posisikan pada nada getar apabila sedang perjalanan; 4) Pastikan route perjalanan sebelum kendaraan bergerak ke tujuan; 5) Apabila mengikuti konvoy pastikan posisi pada jarak yang aman serta zigzag.
Leave a Reply
77 views, 2 so far
today
