Menjadi Pribadi Menyenangkan
Kantor dimanapun Anda bertugas merupakan sebuah komunitas bertemunya berbagai keragaman budaya dan prilaku. Disamping telah ada aturan formal yang mengatur semua perilaku masing-masing pribadi, namun ada etika pergaulan yang tetap menjadi domain masing-masing individu, semakin matang emosional seseorang akan tercermin dalam etika dan kepribadiannya.
Sebagai referensi dalam membangun kepribadian yang menyenangkan beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang pegawai :
- Keluwesan (charme) adalah suatu sikap dan keadaan pribadi seseorang yang menggambarkan kebaikan hati dan perhatiannya terhadap orang lain serta bagaimana kita membawakan diri di muka umum maupun dalam pertemuan kelompok-kelompok kecil ataupun dalam menata gerak gerik fisik kita pada waktu berjalan, duduk, makan minum dan bicara dan lain-lain;
- Cara berpakaian, berpakaian rapi tidak berarti menggunakan pakaian yang bagu dan mahal harganya, tapi bisa menggunakan pakaian yang sederhana, bersih dan enak serta sopan dihadapan orang lain;
- Cara bercakap-cakap, orang dapat menarik dalam suatu percakapan karena mungkin dia berpengetahuan luas atau cara-caranya menerangkan sesuatu kepada orang lain, perlihatkan bahwa kita sangat memberikan perhatian kepada lawan bicara kita, apabila kita tidak mempunyai pembawaan untuk bercakap-cakap dengan mudah, kita dapat menyesuaikan dengan cara mendengarkan pembicaraan orang lain dengan penuh perhatian;
- Cara berbicara :
- Bila memulai pembicaraan perhatikan apakah orang lain yang diajak berbicara sedang berbicara atau tidak, mulailah suatu pembicaraan dengan subyek atau perihal yang orang lain mengetahui pangkal pembicaraannya;
- Apabila ada orang lain yang bergabung dengan kelompok percakapan kita yang mungkin tidak kenal satu sama lain, cobalah memperkenalkannya;
- Ajaklah orang lain yang baru datang tersebut mengikuti pembicaraan kita, jangan sampai perihal yang sedang dibicarakan terhenti atau terputus;
- Apabila ada orang lain dalam kelompok yang ingin mengemukakan suatu perihal, janganlah kita menghalangi atau memonopoli sendiri seluruh pembicaraan;
- Dalam percakapan atau waktu memperkenalkan orang atau diperkenalkan orang, kurang sopan apabila memperhatikan orang lain dari ujung kepala sampai ujung sepatu, ataupun melihatnya dengan kerlingan ujung mata kita;
- Pergunakanlah istilah yang benar-benar Anda mengerti arti sebenarnya baik dalam bahasa nasional maupun bahasa asing.
Apabila kita belum mampu menjadi pribadi yang berguna, akan lebih berarti jika kita bisa menjadi pribadi yang menyenangkan.
Leave a Reply
40 views, 1 so far
today
